Selasa, 04 Mei 2010

Mengonsumsi Obat bisa Merusak Hati

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat karena akan membahayakan fungsi hati. Apalagi, obat yang diminum tentu merupakan bahan kimia yang mempengaruhi fungsi hati.

Hati, salah satu fungsinya adalah detoksifikasi terhadap semua zat yang bersifat racun agar tidak terjadi penumpukan zat-zat berbahaya dalam tubuh yang berasal dari luar seperti obat atau herbal tertentu.

Organ hati memiliki system enzim pada mikrosomnya dapat melakukan biotransformasi sehingga terbentuk metabolit yang mudah larut dalam air dan dapat dikeluarkan melalui urin atau empedu.

Kerusakan hati lebih besar disebabkan oleh obat. Meliputi perubahan atau kerusakan sementara hingga permanen sampai pada tahap nekronis atau kematian jaringan.

Istilah obat yang dapat menyebabkan kerusakan hati disebut drug
induced liver injury, sedangkan efeknya disebut hepatotoksik.
Kemungkinan terjadinya hepatotoksik karena obat dapat disebabkan oleh karena mekanisme kerja obat, dosis obat, lamanya pemakaian. Misalnya Parasetamol (obat bebas) bila diminum dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan hati.

Hati-hati bagi yang mengkonsumsi alcohol. Tapi jangan khawatir untuk menggunakan obat-obat bebas, apabila digunakan sesuai aturan yang tertulis pada label obat. Dan obat yang diresepkan sesuai petunjuk dokter. Mengenai obat herbal, pilihlah obat yang telah mendapat ijin edar.