Banyak ibu yang saking sayang, mencium bayinya berulangkali di semua bagian pipi. Tingkah bayi yang lucu memang terkadang membuat gemas dan ingin melampiaskannya lewat ciuman. Namun ternyata, kebiasaan mencium bayi terbukti membahayakan kesehatan bagi sang bayi sendiri.
Pasalnya, banyak kuman atupun virus penyebab penyakit yang dapat ditularkan melalui percikan ludah dan menyebar di udara sehingga terhirup oleh bayi. "Yang ditakutkan dari cium itu adanya air ludah yang mengandung banyak sekali virus yang akan tertular lewat udara. Kalau di luar negeri, orang akan melarang anak-anaknya untuk dicium sembarang orang," tutur Product Manager PT Wyeth Indonesia dr. Theresia Adhitirta, disela-sela seminar imunisasi, di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta.
Menurut dr. Theresia, kebiasaan mencium berpotensi menyebabkan bayi terkena penyakit Invasive Pneumococcal Disease (IPD), yaitu sekelompok penyakit infeksi pneumokokus seperti radang paru (pneumonia), infeksi darah (bakteremia), dan radang selaput otak (meningitis).
Bahayanya, penyakit ini termasuk penyebab kematian tinggi dan kecacatan pada balita. "Tingkat kematian penyakit ini cukup tinggi hingga 50 persen," ujarnya.
Menurut dr. Theresia, banyak kasus ditemukan penyakit ini menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Di samping itu, anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak atau play group cenderung lebih berisiko tinggi terpapar penyakit ini.
Kemudian, bayi yang lahir prematur, tidak mendapatkan ASI, tinggal di tingkat polusi, lingkungan asap rokok, serta tempat hunian padat termasuk di sekolah dan mall juga beresiko tinggi. "Sebaiknya anak-anak jangan sering dibawa jalan-jalan ke mall," ujarnya.
Minggu, 13 September 2009
Kapan Anda Terlihat Paling Seksi?
Jika Anda mengamati teman-teman pria saat sedang berkelakar sambil menonton televisi, Anda mungkin akan heran mendengar komentar-komentar mereka tentang perempuan. "Gila, seksi banget nih cewek!" begitu kata mereka, padahal Anda (dan umumnya teman-teman perempuan) menganggap perempuan yang dimaksud biasa-biasa saja. Kulit pun cenderung gelap. Atau, "Yah, cantik sih, tapi nggak menarik!", padahal Anda harus berkhayal dulu untuk membayangkan bagaimana bila Anda secantik perempuan tersebut. Komentar yang lebih menyebalkan adalah, "Wah, yang ini sih bukan buat dikawinin!" Alamaaak....
Namun pria memang cenderung melihat daya tarik fisik perempuan secara berbeda dengan kita. Pria adalah visual hunter. Mereka menggunakan mata untuk menemukan wanita yang disukai secara detail, dari wajah (termasuk tatapan matanya), tubuh, hingga kaki yang jenjang. Dan jangan mengatakan bahwa Anda tidak mengetahui hal ini. Itu sebabnya kan, kita memakai make up, rok mini, sepatu high heels, atau bahasa tubuh yang sedemikian rupa, agar terlihat saat pria melakukan "screening" di antara begitu banyaknya wanita? Hal ini yang membedakan pria dari kita: kita hanya dapat menilai menarik-tidaknya perempuan lain dari wajahnya.
Apa yang terlihat menarik pada satu wanita, juga bisa terlihat biasa saja bagi pria lain. Inilah yang terjadi ketika mereka mulai berbicara dengan hati. Tidak heran, saat Anda sibuk menyeka peluh sehabis jogging, suami segera menyambut Anda sambil mengatakan bahwa Anda tampak begitu seksi.
Untuk melihat apa yang disukai pria dari wanita -dari cara berpakaiannya, hingga kapan wanita terlihat paling seksi- majalah Redbook membuat survey yang melibatkan 100 pria. Dari survey tersebut terlihat:
56% pria menyukai wanita yang mengenakan tank top dan jeans,
79% pria menyukai wanita yang memakai gaun santai yang feminin,
64% pria menyukai tipe the girl next door, atau gaya perempuan kebanyakan,
67% pria menyukai wanita dalam keadaan polos seperti saat bangun tidur.
Dari angka persentase secara umum ini, Anda juga dapat melihat penilaian secara lebih terinci. Misalnya, 79% pria senang saat pasangannya mengenakan atasan dengan belahan yang rendah, karena sesuatu yang terlihat "sedikit" itu justru membuat mereka tergetar. Hal-hal lain yang terungkap dari hasil survey tersebut antara lain:
Kelembutan: 72% pria senang saat pasangannya yang mengenakan sweater berbahan lembut meringkuk dalam pelukannya. "Bahan yang terlihat lembut dan halus saat disentuh membuat wanita terlihat seksi," begitu kata Judd, 30, dari Brooklyn, NY.
Gaya yang cool: 56% pria senang perempuan yang bergaya dress-down, seperti jeans dengan t-shirt atau tank top putih. Alasannya, kaus putih dan jeans akan selalu menjadi paduan yang pas dan tidak mungkin salah.
Gaun yang feminin: 79% pria senang perempuan yang berdandan feminin dengan terusan yang girly. "Saya senang gaun ringan yang melayang saat tertiup angin," jelas Barry, 27, dari Rochester, NY.
Gaya natural: 64% pria senang dengan gaya wanita kebanyakan, yang alami tak tersentuh make up.
Gaya polos, sedikit messy: 67% pria senang saat mendapati pasangannya terbangun dari tidur. Anda akan terlihat acak-acakan, namun dalam cara yang menyenangkan.
Pakaian yang pas di badan: 60% pria tergila-gila pada pasangannya yang mengenakan atasan ketat, atau pencil skirt yang menonjolkan pinggul yang berisi.
Ini hanya beberapa contoh saja dari hasil survey tersebut. Bagaimana dengan Anda? Kapan Anda merasa begitu seksi?
Kapan Wanita Terlihat Seksi di Mata Pria?
Ternyata, tak perlu usaha ekstra keras untuk membuat kita terlihat seksi di mata pria. Dengan seulas senyum atau pandangan mata pun Anda sudah bisa membuat jantung pria berdebar kencang. Jadi, lupakan sejenak gaun-gaun seksi atau aksi provokatif nan sensual untuk membuat darah si dia berdesir.
Untuk menentukan kapan seorang wanita terlihat seksi di mata pria, para ahli melakukan serangkaian tes. Pemindaian otak, menganalisa intonasi suara, dan menghitung kontraksi orgasme, merupakan bagian dari langkah-langkah tes tersebut. Dan, diketahui ada 5 momen yang bisa membuat wanita menjelma menjadi mahluk paling seksi.
1. Saat tersenyum dan saling memandang
Menurut penelitian di Universitas Scotland, saat Anda tersenyum tulus sambil memandang mata seorang pria, wajah Anda akan terlihat dua kali lebih menarik daripada saat Anda memandang pria namun minus senyuman. Pandangan mata penuh arti yang Anda sampaikan juga menjadi penyampai pesan yang efektif. Saat ia menerima pesan Anda, jantungnya pun berdegup lebih kencang.
2. Saat menggunakan bahasa tubuh
Menurut studi yang dilakukan psikolog Monica Moore, Ph.D, dari Webster University pada tahun 1985, terungkap bahwa Anda bisa jadi perayu ulung hanya dengan menggunakan bahasa tubuh. Misalnya saja memilin rambut atau membasahi bibir. Para pria dalam studi Moore tersebut mengaku bisa menangkap arti dari bahasa tersebut tersebut dan menganggapnya sangat seksi.
Tapi, bagaimana jika kita termasuk pemalu? Pilihlah zona nyaman Anda, misalnya jika Anda merasa nyaman berada di kafe langganan, toko buku favorit, jangan ragu untuk melemparkan sinyal di tempat ini. Menggunakan bahasa tubuh yang menggoda pada satu pria juga lebih "aman" ketimbang di keramaian.
3. Saat Anda tak terlihat kurang makan
Lupakan obsesi untuk memiliki tubuh indah ala para model karena ternyata pria tak terlalu menyukainya. Penelitian yang dilakukan para ahli dari Universitas Texas menunjukkan para pria lebih memilih wanita dengan badan yang sedang, tak gemuk tak kurus.
Menurut Devendra Singh, psikolog, pilihan para pria tersebut adalah hal alami yang dipengaruhi oleh psikologi evolusi. Manusia memiliki insting purba untuk bertahan hidup dan reproduksi. Dan, wanita-wanita bertubuh sedang bahkan agak gemuk dianggap bertubuh sehat dan lebih subur.
4. Saat sedang masa subur
Saat Anda sedang berada di masa subur atau saat sel telur keluar (ovulasi), Anda akan terlihat lebih seksi di mata pria. Kapankah saat ovulasi? Biasanya di pertengahan siklus haid, sekitar hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama menstruasi. Mengapa sel telur bisa memengaruhi penilaian pria? Bukti ilmiah menunjukkan, kadar esterogen yang naik sebelum ovulasi, kulit akan terlihat lebih kenyal dan bersinar. Selain itu, tubuh Anda juga mengirimkan sinyal: ini waktunya membuat bayi.
5. Saat Anda adalah wanita yang ia cintai
Semakin pria mencintai Anda, makin seksi pula Anda di matanya. Penelitian juga telah menunjukkan, semakin kita kenal, suka, dan menghargai seseorang, makin menariklah ia secara fisik.
Untuk menentukan kapan seorang wanita terlihat seksi di mata pria, para ahli melakukan serangkaian tes. Pemindaian otak, menganalisa intonasi suara, dan menghitung kontraksi orgasme, merupakan bagian dari langkah-langkah tes tersebut. Dan, diketahui ada 5 momen yang bisa membuat wanita menjelma menjadi mahluk paling seksi.
1. Saat tersenyum dan saling memandang
Menurut penelitian di Universitas Scotland, saat Anda tersenyum tulus sambil memandang mata seorang pria, wajah Anda akan terlihat dua kali lebih menarik daripada saat Anda memandang pria namun minus senyuman. Pandangan mata penuh arti yang Anda sampaikan juga menjadi penyampai pesan yang efektif. Saat ia menerima pesan Anda, jantungnya pun berdegup lebih kencang.
2. Saat menggunakan bahasa tubuh
Menurut studi yang dilakukan psikolog Monica Moore, Ph.D, dari Webster University pada tahun 1985, terungkap bahwa Anda bisa jadi perayu ulung hanya dengan menggunakan bahasa tubuh. Misalnya saja memilin rambut atau membasahi bibir. Para pria dalam studi Moore tersebut mengaku bisa menangkap arti dari bahasa tersebut tersebut dan menganggapnya sangat seksi.
Tapi, bagaimana jika kita termasuk pemalu? Pilihlah zona nyaman Anda, misalnya jika Anda merasa nyaman berada di kafe langganan, toko buku favorit, jangan ragu untuk melemparkan sinyal di tempat ini. Menggunakan bahasa tubuh yang menggoda pada satu pria juga lebih "aman" ketimbang di keramaian.
3. Saat Anda tak terlihat kurang makan
Lupakan obsesi untuk memiliki tubuh indah ala para model karena ternyata pria tak terlalu menyukainya. Penelitian yang dilakukan para ahli dari Universitas Texas menunjukkan para pria lebih memilih wanita dengan badan yang sedang, tak gemuk tak kurus.
Menurut Devendra Singh, psikolog, pilihan para pria tersebut adalah hal alami yang dipengaruhi oleh psikologi evolusi. Manusia memiliki insting purba untuk bertahan hidup dan reproduksi. Dan, wanita-wanita bertubuh sedang bahkan agak gemuk dianggap bertubuh sehat dan lebih subur.
4. Saat sedang masa subur
Saat Anda sedang berada di masa subur atau saat sel telur keluar (ovulasi), Anda akan terlihat lebih seksi di mata pria. Kapankah saat ovulasi? Biasanya di pertengahan siklus haid, sekitar hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama menstruasi. Mengapa sel telur bisa memengaruhi penilaian pria? Bukti ilmiah menunjukkan, kadar esterogen yang naik sebelum ovulasi, kulit akan terlihat lebih kenyal dan bersinar. Selain itu, tubuh Anda juga mengirimkan sinyal: ini waktunya membuat bayi.
5. Saat Anda adalah wanita yang ia cintai
Semakin pria mencintai Anda, makin seksi pula Anda di matanya. Penelitian juga telah menunjukkan, semakin kita kenal, suka, dan menghargai seseorang, makin menariklah ia secara fisik.
Seksi di Mata Lawan Jenis
Tak bisa dipungkiri, keindahan fisik masih menjadi daya tarik utama yang membuat seseorang tertarik pada lawan jenisnya. Tapi, apa saja definisi seksi di mata pria dan wanita?
Apa yang terbayang dalam fantasi kita kalau mendengar kata seksi? Pinggang ramping, kulit bersih, kaki yang indah, atau bokong dan dada yang penuh? Seksi memang terkait erat dengan sex appeal atau daya tarik seksual. Tapi, bukan hanya wanita yang punya sex appeal, pria pun memilikinya. Sex appeal memang diperlukan untuk menarik perhatian lawan jenis.
Menurut Charles Darwin, dalam buku The Descent Of Man, and Selection in Relation to Sex, para pria lebih memilih wanita berdada penuh dan berpinggul lebar. Wanita dengan tipe seperti ini konon akan lebih mudah melahirkan dan merawat bayinya. Selain tentu saja tipe montok seperti itu memang punya daya tarik seksual yang tinggi.
Meski zaman sudah berganti, ternyata pria masih menjadikan keindahan raga sebagai ukuran utama keseksian seorang wanita. Yang menarik, dibanding dengan payudara, ternyata 83 persen pria menjawab bentuk bibir yang sensual sebagai hal yang membuat wanita terlihat seksi.
Di urutan kedua, 80 persen pria sepakat menjawab payudara yang kencang adalah hal yang sangat seksi. Kemudian berturut-turut adalah kaki yang jenjang, tubuh yang ramping, dan pinggul yang padat sebagai hal yang membuat pria 'menelan ludah' saat memandang seorang wanita.
Bagaimana dengan wanita? Ternyata bukan pria saja yang terpesona pada wanita karena sisi visualnya. Wanita juga lebih mudah tercuri perhatiannya bila melihat pria yang memiliki bentuk tubuh yang bagus.
Menurut Charles Panati, dalam bukunya Sexy Origins and Intimate Things, sebelum era pria ramai-ramai membentuk badan di gym, wanita lebih menyukai pria yang badannya besar, cenderung gemuk.
Namun, berdasarkan survei terbaru, 88 persen wanita lebih tertarik pada pria yang tinggi dan tegap karena membuat wanita merasa dilindungi. Kemudian badan yang atletis (76 persen), bahu lebar (72 persen), dan bokong yang kecil serta padat (60) sebagai hal yang mampu membuat wanita melirik pada seorang pria.
Lantas, bagaimana bila kita kebetulan tidak dikaruniai bentuk tubuh yang kurang membuat lawan jenis tertarik. Misalnya saja bentuk rahang yang besar, berdada rata atau pinggul besar?
Sebenarnya kita tak perlu meratapi kekurangan fisik yang ada. Pasalnya, cara kita memandang diri sendiri sangat berpengaruh besar pada penampilan luar. Bila kita memiliki self image yang buruk, otomatis kita akan terlihat kurang percaya diri. Padahal, orang yang terlihat percaya diri akan terlihat menarik. Kita bisa menyiasatinya dengan mulai mengubah cara berdandan, menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan.
Khusus untuk para pria, sebuah survei yang diadakan oleh sebuah majalah wanita menyebutkan bahwa penampilan yang rapi dan mapan ala eksekutif muda ternyata lebih mencuri perhatian wanita karena terlihat memiliki karir yang menjanjikan. Hal ini tentu bisa membuat pria yang kurang beruntung secara fisik boleh "bernapas lega".
Apa yang terbayang dalam fantasi kita kalau mendengar kata seksi? Pinggang ramping, kulit bersih, kaki yang indah, atau bokong dan dada yang penuh? Seksi memang terkait erat dengan sex appeal atau daya tarik seksual. Tapi, bukan hanya wanita yang punya sex appeal, pria pun memilikinya. Sex appeal memang diperlukan untuk menarik perhatian lawan jenis.
Menurut Charles Darwin, dalam buku The Descent Of Man, and Selection in Relation to Sex, para pria lebih memilih wanita berdada penuh dan berpinggul lebar. Wanita dengan tipe seperti ini konon akan lebih mudah melahirkan dan merawat bayinya. Selain tentu saja tipe montok seperti itu memang punya daya tarik seksual yang tinggi.
Meski zaman sudah berganti, ternyata pria masih menjadikan keindahan raga sebagai ukuran utama keseksian seorang wanita. Yang menarik, dibanding dengan payudara, ternyata 83 persen pria menjawab bentuk bibir yang sensual sebagai hal yang membuat wanita terlihat seksi.
Di urutan kedua, 80 persen pria sepakat menjawab payudara yang kencang adalah hal yang sangat seksi. Kemudian berturut-turut adalah kaki yang jenjang, tubuh yang ramping, dan pinggul yang padat sebagai hal yang membuat pria 'menelan ludah' saat memandang seorang wanita.
Bagaimana dengan wanita? Ternyata bukan pria saja yang terpesona pada wanita karena sisi visualnya. Wanita juga lebih mudah tercuri perhatiannya bila melihat pria yang memiliki bentuk tubuh yang bagus.
Menurut Charles Panati, dalam bukunya Sexy Origins and Intimate Things, sebelum era pria ramai-ramai membentuk badan di gym, wanita lebih menyukai pria yang badannya besar, cenderung gemuk.
Namun, berdasarkan survei terbaru, 88 persen wanita lebih tertarik pada pria yang tinggi dan tegap karena membuat wanita merasa dilindungi. Kemudian badan yang atletis (76 persen), bahu lebar (72 persen), dan bokong yang kecil serta padat (60) sebagai hal yang mampu membuat wanita melirik pada seorang pria.
Lantas, bagaimana bila kita kebetulan tidak dikaruniai bentuk tubuh yang kurang membuat lawan jenis tertarik. Misalnya saja bentuk rahang yang besar, berdada rata atau pinggul besar?
Sebenarnya kita tak perlu meratapi kekurangan fisik yang ada. Pasalnya, cara kita memandang diri sendiri sangat berpengaruh besar pada penampilan luar. Bila kita memiliki self image yang buruk, otomatis kita akan terlihat kurang percaya diri. Padahal, orang yang terlihat percaya diri akan terlihat menarik. Kita bisa menyiasatinya dengan mulai mengubah cara berdandan, menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan.
Khusus untuk para pria, sebuah survei yang diadakan oleh sebuah majalah wanita menyebutkan bahwa penampilan yang rapi dan mapan ala eksekutif muda ternyata lebih mencuri perhatian wanita karena terlihat memiliki karir yang menjanjikan. Hal ini tentu bisa membuat pria yang kurang beruntung secara fisik boleh "bernapas lega".
7 Tanda Pria Pengidap Kecanduan Seks
HALLE Berry dan Tea Leoni pasti pernah merasakan sulitnya mendampingi pasangan yang mengalami kecanduan seks. Halle pernah bertahan dalam pernikahannya dengan penyanyi Eric Bennet, sebelum akhirnya menyerah dan memilih bercerai. Sedangkan Tea Leoni juga tak sanggup lagi melihat hobi suaminya, David Duchovny, mem-browsing internet porn, dan memutuskan berpisah. Dua suami mereka hanyalah contoh dari beberapa selebriti yang mengaku menderita sex addict. Charlie Sheen bahkan mengaku sudah berhubungan seks dengan 5.000 wanita!
Ada perbedaan besar antara seseorang yang melakukan hubungan seksual karena berselingkuh, dan yang memang mengidap kecanduan seks. Seseorang yang kecanduan seks sebenarnya mengidap perilaku seksual obsessive-compulsive. Hal ini menyebabkan stres pada dirinya dan keluarganya, karena mereka tidak sanggup mengontrol perilaku individu ini. Pengidap kecanduan seks karena perilaku seksual yang menyimpang ini membutuhkan bantuan psikologis untuk menanganinya.
Kecanduan seks juga tak hanya dialami pria. Wanita pun bisa mengalaminya, meskipun jumlahnya tak begitu banyak (penyanyi Amy Winehouse adalah salah satunya). Wanita lebih cenderung mengalami kecanduan cinta, dimana mereka sangat membutuhkan perhatian dan dipuja. Sebagian dari wanita yang mengidap perilaku ini merasa mereka hanya dihargai karena tubuh mereka, oleh karena itu mereka menggunakan kemolekan tubuh untuk menarik perhatian atau mendapatkan cinta dari pria.
Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang mengalami kecanduan seks?
1. Tidak menikmati sesi bercinta yang normal
Seorang pria akan selalu komplain tentang kurangnya variasi dalam bercinta dengan pasangannya. Sesi bercinta yang lazim dilakukan rata-rata pasangan tidak membuatnya puas. Ia menginginkan gerakan-gerakan yang dilakukan bintang porno kelas hard core. Ia terpaku pada angka-angka, seperti berapa kali posisi seks yang pernah dilakukan, atau berapa kali ia ingin mencapai orgasme dalam semalam.
2. Menjalani dua kehidupan
Apakah Anda pernah meragukan apakah si dia memiliki hubungan dengan orang lain hanya untuk mendapatkan kesenangan seksual? Apakah Anda merasa ia tidak jujur terhadap Anda? Meskipun Anda sudah berulangkali mengajaknya berbicara, ia masih tak dapat mengontrol dirinya?
3. Terus-menerus mencari hal-hal seksual
Pria yang sering menonton film, majalah, atau bacaan porno, masih dapat dikatakan normal. Namun bila hal-hal tersebut menjadi satu-satunya perhatiannya, bahkan pada waktu atau tempat yang tidak memungkinkan, inilah yang perlu diwaspadai. Jika history pada browser internetnya hanya menampilkan situs-situs porno, dan inbox email-nya dipenuhi dengan undangan untuk bergabung situs-situs porno tersebut, lebih baik Anda hati-hati.
4. Hanya seks dalam pikirannya
Dalam dorongan seksualnya yang tak tertahankan, atau hubungan cintanya, ia mengabaikan tanggung jawab spiritual, profesional, maupun sosialnya. Bahkan ketakutan yang ekstrim akan penularan penyakit menular seksual (PMS) tidak membuatnya kesulitan dalam petualangan seksualnya.
5. Sering menjauhkan diri
Ketika ingin berhubungan seksual, ia begitu mendambakan sesi yang hebat. Namun usai bercinta dengan pasangannya, ia akan dilanda rasa bersalah karena telah terlibat secara fisik dengan wanita. Ia pun akan segera menjauhkan diri, karena khawatir dengan dorongan yang terus berulang, yang tak mampu diatasinya.
6. Tidak peduli akan terjegal masalah hukum
Pecandu seks akan mengambil risiko apa pun untuk menikmati kesenangan seksual. Namun, seperti saat kecanduan apa saja, semakin banyak yang didapatkan, semakin banyak ia membutuhkannya. Ia akan melakukan phone sex, melakukan hubungan dengan PSK, voyeurisme, atau eksibionisme. Seorang sex addict sadar bahwa tindakannya melanggar kesusilaan, namun dorongan untuk seks membuatnya mengabaikan kekhawatiran itu.
7. Makin lama makin sulit dikendalikan
Jika seorang wanita telah melihat sebagian ciri di atas, dan pria pasangannya ini terus dipenuhi perasaan bersalah, malu, bahkan menyesal, muncul keinginan untuk bunuh diri, sadarilah bahwa hal ini hanya disebabkan karena ia tidak dapat menghentikan dirinya melakukan sesuatu yang buruk. Tak hanya untuk dirinya, tetapi juga pasangannya.
Ketika sudah tertangkap basah, atau ketika kecanduannya membuat mereka tidak mungkin beraktivitas, seorang pecandu seks akan mulai mencari bantuan. Seringkali mereka harus masuk pusat rehabilitasi sehingga bisa keluar dari lingkungan dan kebiasaan normalnya.
Ada perbedaan besar antara seseorang yang melakukan hubungan seksual karena berselingkuh, dan yang memang mengidap kecanduan seks. Seseorang yang kecanduan seks sebenarnya mengidap perilaku seksual obsessive-compulsive. Hal ini menyebabkan stres pada dirinya dan keluarganya, karena mereka tidak sanggup mengontrol perilaku individu ini. Pengidap kecanduan seks karena perilaku seksual yang menyimpang ini membutuhkan bantuan psikologis untuk menanganinya.
Kecanduan seks juga tak hanya dialami pria. Wanita pun bisa mengalaminya, meskipun jumlahnya tak begitu banyak (penyanyi Amy Winehouse adalah salah satunya). Wanita lebih cenderung mengalami kecanduan cinta, dimana mereka sangat membutuhkan perhatian dan dipuja. Sebagian dari wanita yang mengidap perilaku ini merasa mereka hanya dihargai karena tubuh mereka, oleh karena itu mereka menggunakan kemolekan tubuh untuk menarik perhatian atau mendapatkan cinta dari pria.
Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang mengalami kecanduan seks?
1. Tidak menikmati sesi bercinta yang normal
Seorang pria akan selalu komplain tentang kurangnya variasi dalam bercinta dengan pasangannya. Sesi bercinta yang lazim dilakukan rata-rata pasangan tidak membuatnya puas. Ia menginginkan gerakan-gerakan yang dilakukan bintang porno kelas hard core. Ia terpaku pada angka-angka, seperti berapa kali posisi seks yang pernah dilakukan, atau berapa kali ia ingin mencapai orgasme dalam semalam.
2. Menjalani dua kehidupan
Apakah Anda pernah meragukan apakah si dia memiliki hubungan dengan orang lain hanya untuk mendapatkan kesenangan seksual? Apakah Anda merasa ia tidak jujur terhadap Anda? Meskipun Anda sudah berulangkali mengajaknya berbicara, ia masih tak dapat mengontrol dirinya?
3. Terus-menerus mencari hal-hal seksual
Pria yang sering menonton film, majalah, atau bacaan porno, masih dapat dikatakan normal. Namun bila hal-hal tersebut menjadi satu-satunya perhatiannya, bahkan pada waktu atau tempat yang tidak memungkinkan, inilah yang perlu diwaspadai. Jika history pada browser internetnya hanya menampilkan situs-situs porno, dan inbox email-nya dipenuhi dengan undangan untuk bergabung situs-situs porno tersebut, lebih baik Anda hati-hati.
4. Hanya seks dalam pikirannya
Dalam dorongan seksualnya yang tak tertahankan, atau hubungan cintanya, ia mengabaikan tanggung jawab spiritual, profesional, maupun sosialnya. Bahkan ketakutan yang ekstrim akan penularan penyakit menular seksual (PMS) tidak membuatnya kesulitan dalam petualangan seksualnya.
5. Sering menjauhkan diri
Ketika ingin berhubungan seksual, ia begitu mendambakan sesi yang hebat. Namun usai bercinta dengan pasangannya, ia akan dilanda rasa bersalah karena telah terlibat secara fisik dengan wanita. Ia pun akan segera menjauhkan diri, karena khawatir dengan dorongan yang terus berulang, yang tak mampu diatasinya.
6. Tidak peduli akan terjegal masalah hukum
Pecandu seks akan mengambil risiko apa pun untuk menikmati kesenangan seksual. Namun, seperti saat kecanduan apa saja, semakin banyak yang didapatkan, semakin banyak ia membutuhkannya. Ia akan melakukan phone sex, melakukan hubungan dengan PSK, voyeurisme, atau eksibionisme. Seorang sex addict sadar bahwa tindakannya melanggar kesusilaan, namun dorongan untuk seks membuatnya mengabaikan kekhawatiran itu.
7. Makin lama makin sulit dikendalikan
Jika seorang wanita telah melihat sebagian ciri di atas, dan pria pasangannya ini terus dipenuhi perasaan bersalah, malu, bahkan menyesal, muncul keinginan untuk bunuh diri, sadarilah bahwa hal ini hanya disebabkan karena ia tidak dapat menghentikan dirinya melakukan sesuatu yang buruk. Tak hanya untuk dirinya, tetapi juga pasangannya.
Ketika sudah tertangkap basah, atau ketika kecanduannya membuat mereka tidak mungkin beraktivitas, seorang pecandu seks akan mulai mencari bantuan. Seringkali mereka harus masuk pusat rehabilitasi sehingga bisa keluar dari lingkungan dan kebiasaan normalnya.
Kesalahan Dalam Membesarkan Anak
Jadwal kerja yang padat, dan problema sehari-hari, seringkali membuat orangtua sulit bertemu anaknya. Tak jarang, anak-anak ditinggal bersama pengasuh atau dititipkan ke kakek-neneknya. Ketika hal ini terjadi, tak ada yang bisa memastikan anak akan mendapatkan pelajaran mengenai moral, atau nilai-nilai yang menjadi pegangannya dalam hidup bermasyarakat. Anda mungkin tak menyadari, namun ada hal-hal yang seringkali lalai kita ajarkan pada anak:
1. Memanjakan anak
Bukan rahasia lagi, para orangtua mencintai anak-anaknya dan ingin mereka mendapatkan segala yang tak mereka miliki di masa kecilnya. Namun, ada harga yang harus dibayar untuk perlakuan seperti ini. Tak sedikit orangtua yang bermaksud baik untuk anak-anaknya malah berujung memanjakan anak-anaknya ke tingkat sampai si kecil tidak bahagia dengan apa yang ia miliki. Ini akan menghasilkan anak yang tak pernah puas, dan selalu meminta lebih. Padahal, umumnya, si kecil bukannya ingin punya selemari mainan, tetapi waktu untuk bersama orangtuanya. Jika orangtua terus memanjakan anaknya, bagaimana mereka akan belajar menerima kekecewaan dalam hidup di masa depan? Atau bagaimana mereka akan belajar bersyukur atas apa pun?
2. Kekurangan disiplin
Ketika Anda terlalu malas untuk mendisiplinkan anak, Anda menciptakan “monster cilik” untuk mengganggu kerabat, guru, orangtua teman-temannya, dan siapa pun yang kenal dengannya. Adalah hal yang tak benar jika membiarkan si kecil menggunakan perabot rumah sebagai tempatnya bereksperimen. Berlompatan, berlarian, merusak barang, membuat keadaan rumah seperti kapal pecah, atau membongkar barang seenaknya. Mereka seharusnya bisa bertingkah sopan dan tenang, baik di dalam maupun di luar rumah. Anda tak mau, kan, anak Anda menciptakan kekacauan di rumah temannya? Jika bukan Anda yang mendisiplinkan si kecil, orang lain mungkin akan melakukannya, dan Anda tak akan suka hal ini.
3. Tidak mengajarkan tanggung jawab yang cukup kepada si kecil
Anak-anak seharusnya tidak menunggu imbalan ketika mereka harus melakukan pekerjaan di rumah. Tempat tinggal mereka adalah rumah, bukan hotel. Mereka seharusnya menyadari bahwa itu adalah tempat tinggal bersama, dan ada tanggung jawab untuk menjaganya tetap bersih dan nyaman. Jika mereka tumbuh tanpa tanggung jawab yang cukup, bagaimana mereka bisa bertanggung jawab ketika mereka bekerja nanti? Atau bagaimana mereka bisa menyelesaikan kuliah yang butuh kemandirian, dan mempertanggungjawabkan uang orangtuanya?
4. Bukan pasangan terbaik
Seperti kita ketahui, anak mencontoh orang dewasa di dekatnya dengan sangat baik. Bagaimana Anda dan pasangan bertingkah di depan si kecil adalah hal yang penting. Tanpa kita sadari, perilaku dan tingkah kita terhadap pasangan akan dicontoh anak dalam memperlakukan pasangannya di masa mendatang. Bagaimana Anda memanggil, berteriak ketika bertengkar, atau membelai lembut, akan menjadi pembelajaran mereka. Anak belajar lebih banyak lewat pandangan mereka ketimbang lewat pendengaran. Jika Anda memperlakukan pasangan Anda dengan cinta dan hormat, ini juga akan menunjukkan kepada anak-anak Anda nilai sebuah keluarga. Hal ini akan membantu mereka merasa bahwa keluarga merupakan tempat bernaung dan nyaman, di luar dunia yang terlihat gelap dan menyeramkan.
5. Ekspektasi berlebihan
Ketika berjanji kepada anak-anak, Anda harus menge-set ekspektasi yang masuk akal, terutama ketika berhadapan dengan yang masih amat kecil. Jangan berharap berlebihan kepada si kecil. Misalnya, agar si kecil bisa duduk diam ketika Anda pergi ke restoran. Jangan juga mengharap anak laki-laki Anda ikut tim basket, padahal ia lebih senang ikutmarching band. Akan lebih baik jika Anda mampu mengenali kelebihan anak, dan membimbing mereka untuk mengekspresikan dirinya dalam bidang tersebut.
6. Terbiasa dilayani
Jangan biarkan anak tumbuh menjadi anak yang cengeng. Anak-anak jaman sekarang terbiasa dibantu dan dilayani dalam segala hal. Dari membersihkan kamar hingga memasang plester. Karena terlalu sering dilayani, anak-anak sekarang menjadi kurang ajar. Mengajarkan mereka untuk bertahan melewati masa susah, atau sakit, akan membuat mereka lebih kuat. Ajarkan mereka untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri tanpa bantuan si Mbak. Hal ini bukan berarti Anda tidak mencintainya. Justru karena mencintainya, Anda ingin mereka bisa mandiri.
7. Memaksakan tren kepada anak-anak
Biarkan anak-anak menjadi anak-anak. Orangtua seharusnya tidak mendorong tren kepada anak-anak. Karena Anda tidak berhasil menjadi juara lomba kecantikan di masa kecil, bukan berarti Anda bisa membuat si kecil mengikuti dan memenangi kontes-kontes seperti itu. Mengajarkan anak soal gairah dan tujuan memang baik, tetapi biarkan mereka tumbuh menjadi apa yang mereka mau. Si kecil sudah cukup merasakan kesulitan untuk tumbuh besar di lingkungan yang penuh tekanan, jadi jangan paksa mereka menjadi seseorang yang Anda impikan terjadi pada Anda dulu.
8. Pembangkang
Ini termasuk hal yang sulit dilakukan. Jika Anda mengultimatum si kecil dengan hukuman jika melakukan kenakalan, lakukan jika ia melakukan kenakalan tersebut. Meski berat, namun hal ini penting untuk menunjukkan kepada si kecil bahwa Anda serius dengan perkataan Anda. Jika tidak, omongan Anda hanya akan dianggap sebagai angin lalu. Ujung-ujungnya, anak-anak tak akan menaruh kepercayaan lagi pada orangtuanya.
1. Memanjakan anak
Bukan rahasia lagi, para orangtua mencintai anak-anaknya dan ingin mereka mendapatkan segala yang tak mereka miliki di masa kecilnya. Namun, ada harga yang harus dibayar untuk perlakuan seperti ini. Tak sedikit orangtua yang bermaksud baik untuk anak-anaknya malah berujung memanjakan anak-anaknya ke tingkat sampai si kecil tidak bahagia dengan apa yang ia miliki. Ini akan menghasilkan anak yang tak pernah puas, dan selalu meminta lebih. Padahal, umumnya, si kecil bukannya ingin punya selemari mainan, tetapi waktu untuk bersama orangtuanya. Jika orangtua terus memanjakan anaknya, bagaimana mereka akan belajar menerima kekecewaan dalam hidup di masa depan? Atau bagaimana mereka akan belajar bersyukur atas apa pun?
2. Kekurangan disiplin
Ketika Anda terlalu malas untuk mendisiplinkan anak, Anda menciptakan “monster cilik” untuk mengganggu kerabat, guru, orangtua teman-temannya, dan siapa pun yang kenal dengannya. Adalah hal yang tak benar jika membiarkan si kecil menggunakan perabot rumah sebagai tempatnya bereksperimen. Berlompatan, berlarian, merusak barang, membuat keadaan rumah seperti kapal pecah, atau membongkar barang seenaknya. Mereka seharusnya bisa bertingkah sopan dan tenang, baik di dalam maupun di luar rumah. Anda tak mau, kan, anak Anda menciptakan kekacauan di rumah temannya? Jika bukan Anda yang mendisiplinkan si kecil, orang lain mungkin akan melakukannya, dan Anda tak akan suka hal ini.
3. Tidak mengajarkan tanggung jawab yang cukup kepada si kecil
Anak-anak seharusnya tidak menunggu imbalan ketika mereka harus melakukan pekerjaan di rumah. Tempat tinggal mereka adalah rumah, bukan hotel. Mereka seharusnya menyadari bahwa itu adalah tempat tinggal bersama, dan ada tanggung jawab untuk menjaganya tetap bersih dan nyaman. Jika mereka tumbuh tanpa tanggung jawab yang cukup, bagaimana mereka bisa bertanggung jawab ketika mereka bekerja nanti? Atau bagaimana mereka bisa menyelesaikan kuliah yang butuh kemandirian, dan mempertanggungjawabkan uang orangtuanya?
4. Bukan pasangan terbaik
Seperti kita ketahui, anak mencontoh orang dewasa di dekatnya dengan sangat baik. Bagaimana Anda dan pasangan bertingkah di depan si kecil adalah hal yang penting. Tanpa kita sadari, perilaku dan tingkah kita terhadap pasangan akan dicontoh anak dalam memperlakukan pasangannya di masa mendatang. Bagaimana Anda memanggil, berteriak ketika bertengkar, atau membelai lembut, akan menjadi pembelajaran mereka. Anak belajar lebih banyak lewat pandangan mereka ketimbang lewat pendengaran. Jika Anda memperlakukan pasangan Anda dengan cinta dan hormat, ini juga akan menunjukkan kepada anak-anak Anda nilai sebuah keluarga. Hal ini akan membantu mereka merasa bahwa keluarga merupakan tempat bernaung dan nyaman, di luar dunia yang terlihat gelap dan menyeramkan.
5. Ekspektasi berlebihan
Ketika berjanji kepada anak-anak, Anda harus menge-set ekspektasi yang masuk akal, terutama ketika berhadapan dengan yang masih amat kecil. Jangan berharap berlebihan kepada si kecil. Misalnya, agar si kecil bisa duduk diam ketika Anda pergi ke restoran. Jangan juga mengharap anak laki-laki Anda ikut tim basket, padahal ia lebih senang ikutmarching band. Akan lebih baik jika Anda mampu mengenali kelebihan anak, dan membimbing mereka untuk mengekspresikan dirinya dalam bidang tersebut.
6. Terbiasa dilayani
Jangan biarkan anak tumbuh menjadi anak yang cengeng. Anak-anak jaman sekarang terbiasa dibantu dan dilayani dalam segala hal. Dari membersihkan kamar hingga memasang plester. Karena terlalu sering dilayani, anak-anak sekarang menjadi kurang ajar. Mengajarkan mereka untuk bertahan melewati masa susah, atau sakit, akan membuat mereka lebih kuat. Ajarkan mereka untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri tanpa bantuan si Mbak. Hal ini bukan berarti Anda tidak mencintainya. Justru karena mencintainya, Anda ingin mereka bisa mandiri.
7. Memaksakan tren kepada anak-anak
Biarkan anak-anak menjadi anak-anak. Orangtua seharusnya tidak mendorong tren kepada anak-anak. Karena Anda tidak berhasil menjadi juara lomba kecantikan di masa kecil, bukan berarti Anda bisa membuat si kecil mengikuti dan memenangi kontes-kontes seperti itu. Mengajarkan anak soal gairah dan tujuan memang baik, tetapi biarkan mereka tumbuh menjadi apa yang mereka mau. Si kecil sudah cukup merasakan kesulitan untuk tumbuh besar di lingkungan yang penuh tekanan, jadi jangan paksa mereka menjadi seseorang yang Anda impikan terjadi pada Anda dulu.
8. Pembangkang
Ini termasuk hal yang sulit dilakukan. Jika Anda mengultimatum si kecil dengan hukuman jika melakukan kenakalan, lakukan jika ia melakukan kenakalan tersebut. Meski berat, namun hal ini penting untuk menunjukkan kepada si kecil bahwa Anda serius dengan perkataan Anda. Jika tidak, omongan Anda hanya akan dianggap sebagai angin lalu. Ujung-ujungnya, anak-anak tak akan menaruh kepercayaan lagi pada orangtuanya.
Cinta
kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat
ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
aku turut berbahagia untukmu.
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata "aku
lupa "
Menunggu selamanya ketika kamu berkata "
tunggu sebentar "
Tetap tinggal ketika kamu berkata " tinggalkan aku
sendiri "
Mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata " bolehkah saya masuk ? "
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat
ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
aku turut berbahagia untukmu.
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata "aku
lupa "
Menunggu selamanya ketika kamu berkata "
tunggu sebentar "
Tetap tinggal ketika kamu berkata " tinggalkan aku
sendiri "
Mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata " bolehkah saya masuk ? "
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari
Sabtu, 05 September 2009
Berpaha Besar Bikin Jantung Sehat
Punya paha besar mungkin sedikit mengganggu penampilan. Tetapi, orang yang berpaha besar sebenarnya punya risiko lebih kecil terkena penyakit jantung dan mati muda.
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal British Medical Journal disebutkan, orang yang lingkar pahanya lebih dari 60 cm risiko terkena serangan jantungnya lebih kecil. Lalu, apa kaitan antara ukuran paha dan jantung?
Menurut tim peneliti, orang yang pahanya kecil mungkin tidak memiliki massa otot yang cukup untuk mengatur insulin secara baik sehingga risiko terkena diabetesnya pun meningkat. Bila dirunut lagi, risiko terkena serangan jantungnya pun besar.
Studi ini dilakukan berdasarkan survei terhadap 3.000 orang pria dan wanita. Selama 10 tahun riwayat kesehatan para responden ini dipantau. Mereka juga diukur tinggi badan, berat, ukuran paha, pinggang, dan pinggul untuk mengetahui persentasi lemak tubuhnya.
Faktor lain yang ikut dimasukkan dalam kriteria adalah aktivitas para responden, seperti kebiasaan merokok, kadar kolesterol, serta tekanan darahnya. Kemudian para peneliti mengamati insiden serangan jantung dari para responden dalam waktu 10 tahun dan angka kematian dalam periode 12,5 tahun.
Ternyata, mereka yang punya paha kecil (kurang dari 55 cm) punya risiko dua kali lebih besar mengalami kematian akibat masalah kesehatan serius.
"Naiknya risiko juga bergantung pada kegemukan, gaya hidup, dan faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi. Tapi kami juga menemukan bahwa risikonya lebih tinggi pada orang yang pahanya kecil," kata ketua peneliti, Profesor Berit Heitmann, dari Copenhagen University Hospital.
Studi sebelumnya telah menunjukkan ukuran pinggang juga berpengaruh pada penyakit kardiovaskular. Bila lingkar pinggang Anda lebih dari 88,9 cm (untuk wanita) dan 101,6 cm (untuk pria) maka berhati-hatilah karena Anda berisiko terkena penyakit kardiovaskular.
Sementara itu, ukuran paha yang kecil tadi, menurut Profesor Heitmann, berkaitan dengan bagaimana respons tubuh terhadap insulin. Jumlah lemak yang sedikit juga bisa berpengaruh pada cara tubuh memecah makanan.
Untuk menambah ukuran paha, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni berolahraga minimal 3 kali seminggu untuk melatih otot-otot di bagian paha. Bila dilakukan secara rutin, dalam 3 bulan ukuran paha Anda akan bertambah 6-10 persen dari ukuran semula.
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal British Medical Journal disebutkan, orang yang lingkar pahanya lebih dari 60 cm risiko terkena serangan jantungnya lebih kecil. Lalu, apa kaitan antara ukuran paha dan jantung?
Menurut tim peneliti, orang yang pahanya kecil mungkin tidak memiliki massa otot yang cukup untuk mengatur insulin secara baik sehingga risiko terkena diabetesnya pun meningkat. Bila dirunut lagi, risiko terkena serangan jantungnya pun besar.
Studi ini dilakukan berdasarkan survei terhadap 3.000 orang pria dan wanita. Selama 10 tahun riwayat kesehatan para responden ini dipantau. Mereka juga diukur tinggi badan, berat, ukuran paha, pinggang, dan pinggul untuk mengetahui persentasi lemak tubuhnya.
Faktor lain yang ikut dimasukkan dalam kriteria adalah aktivitas para responden, seperti kebiasaan merokok, kadar kolesterol, serta tekanan darahnya. Kemudian para peneliti mengamati insiden serangan jantung dari para responden dalam waktu 10 tahun dan angka kematian dalam periode 12,5 tahun.
Ternyata, mereka yang punya paha kecil (kurang dari 55 cm) punya risiko dua kali lebih besar mengalami kematian akibat masalah kesehatan serius.
"Naiknya risiko juga bergantung pada kegemukan, gaya hidup, dan faktor risiko penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi. Tapi kami juga menemukan bahwa risikonya lebih tinggi pada orang yang pahanya kecil," kata ketua peneliti, Profesor Berit Heitmann, dari Copenhagen University Hospital.
Studi sebelumnya telah menunjukkan ukuran pinggang juga berpengaruh pada penyakit kardiovaskular. Bila lingkar pinggang Anda lebih dari 88,9 cm (untuk wanita) dan 101,6 cm (untuk pria) maka berhati-hatilah karena Anda berisiko terkena penyakit kardiovaskular.
Sementara itu, ukuran paha yang kecil tadi, menurut Profesor Heitmann, berkaitan dengan bagaimana respons tubuh terhadap insulin. Jumlah lemak yang sedikit juga bisa berpengaruh pada cara tubuh memecah makanan.
Untuk menambah ukuran paha, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni berolahraga minimal 3 kali seminggu untuk melatih otot-otot di bagian paha. Bila dilakukan secara rutin, dalam 3 bulan ukuran paha Anda akan bertambah 6-10 persen dari ukuran semula.